Terkadang kita suka bingung kalo kita salah sedikit sama cewek kita
dihukum, bahkan kalo kita ketauan lagi ngobrol sama cewek lain di depan
dia, kadang dia suka marah. Ngarepin dia engga marah itu sama halnya
dengan ngarepin Boyband tampil tapi ga lipsync, yak susah banget.
Kenalin nama gue Joel. Nama gue itu ada singkatannya ya, Jo itu
ganteng dan El itu keren. Ya itu bahasa gue sendiri. Gue hidup di sebuah
kota besar yang namanya Jakarta. Nah gue sekarang itu kelas 3 SMA, ya
tua juga sih, namun faktor umur tersebut ga membuat gue berputus asa
yang namanya ngedeketin cewek. Hebatnya dari sekitar 25 mantan cewek
yang gue suka, ga ada yang jadi gebetan gue. Yak gue tau itu ngenes. Dan
hal itu yang membuat gue kadang ngerasa ga punya tujuan hidup. Gue juga
suka sama yang namanya musik, selera gue ya cukup tinggi lah kalo orang
bilang, salah satunya orangtua gue. Gue suka sama musik Dangdut. Tapi,
gue itu orangnya ga suka belajar, jadi ya gitu deh, sekolah males,
belajar males, sampe kadang tidur aja males. Nah, kalo olah raga beda
dong, gue itu suka olah raga hampir semua olah raga gue suka, misalnya
futsal, tenis meja, catur, dan bekel dan lain lain.
Suatu ketika gue masuk sekolah di semester yang baru, gue udah
terkenal gitu di sekolah gue. Terkenalnya sih bukan sama hal yang baik,
tapi gara gara seumur hidup gue, gue ga punya gebetan. Begitu gue masuk
sekolah gue langsung duduk di tempat favorit gue, di barisan paling
belakang. Ga lama kemudian temen main gue dateng. Mereka adalah Yola dan
Andri. Mereka itu temen gue curhat, maen bareng, kadang juga suka ga
jelas, tapi bareng. Bisa dibilang ya mereka sahabat gue juga. Tapi
akhir-akhir ini gue denger Yola ditaksir sama adek kelas yang namanya
Budi, dan gue pikir ga lama lagi mereka akan jadian. Dan akhirnya 15
menit kemudian bel sekolah berbunyi. Krrriiinnnggg… Semua murid akhirnya
masuk ke kelas, tapi ada satu hal yang gue rasa berbeda, ternyata ada
anak baru di sekolah gue. Cakep sih, mungkin ini rasanya pandangan
pertama. Pelajaran pertama, kedua, ketiga, sampe istirahat gue ngeliatin
dia, emang ada rasa yang pengen kenalan, tapi mengingat 25 mantan orang
yang gue suka, akhirnya gue pendam rasa itu.
“Ciee pandangan pertama yaa??” Tanya Yola dengan penuh keyakinan
“Engga kok, lagian ga ada pandangan pertama, kalo orang ngeliat langsung
suka cuma ada 2 kemungkinan kalo engga napsu ya cuma suka biasa.” Jawab
gue buat nutupin perasaan hati kecil gue
“Bener tuh” terus Andri.
“Udeh samperin sana..” terus Yola
“Bener tuh..” tambah Andri
“Gak!!” Jawab gue
Mereka pun akhirnya terdiam, gara gara gue teriak. Dan gue pun makan
makanan bawaan gue. Cewek yang tadi gue liatin juga melakukannya.
“Eh makan ya semuanya!!” teriak gue seperti biasa, seakan-akan gue lupa kalo di kelas masih banyak orang.
“…” Andri dan Yola terdiam malu akibat gue teriak terlalu kenceng.
“Iyaa..” tiba tiba cewek yang tadi gue liatin nge-jawab
Akhirnya, 30 menit telah berlalu. Seperti biasa gue beres beres makan, dan ga lama gue didatengin sama cewek tadi.
“Ehmm… Kenalan yuk, nama gue Rachel.. Nama lo?” tanya cewek tadi
“…” Gue jadi diem malu. Karena baru kali ini gue diajak kenalan sama cewek, pertanda bagus pikir gue.
“Eeee, nama gueee, Joel, lo anak baru ya?” jawab gue ke Rachel
“Iyaaa, gue pindahan dari Bekasi.. “ jawab Rachel
“Eh gue boleh duduk di samping lo ga?” tanya Rachel
“Ehmmm, boleh boleh..” jawab gue, *beruntungnya lagi ga ada Andri sama Yola*
Setelah Rachel duduk di samping gue, gue terus ngobrol sama dia. 20
menit setelahnya gue baru sadar bahwa tugas gue sebagai ketua kelas
harusnya manggil guru, dan guru yang ngajar tiba-tiba masuk kelas.
“Mateng gue..” kata Gue
“Kenapa?” tanya Rachel
“Gue lupa manggil guru kalo guru ngaret..” jawab Gue
“Haha.. Biasa kali .. Santai aja.. hahaha” Jawab Rachel
“… Ya ga gitu juga kali chel..” jawab Gue
“Hahahaha.. Eh bagi nomer dong?” tanya Rachel
“Nomor apaan? Nomor rumah?” jawab Gue
“Nomor hape lah.. Ga mau ngasih ya? Ya udah deh.. hahaha” bales Rachel
“Bukan ga mau ngasih, tapi ga punya hape..” jawab Gue
“Hahahaha.. Kasian dehh” jawab Rachel
Ga berasa kita ngobrol sampe bel istirahat kedua berbunyi. Akhirnya
kita berdua pergi keluar dari kelas bareng Yola dan Andri. Setelah puas
jalan-jalan ga jelas, kita akhirnya pergi ke kantin. Di situ kesempatan
gue paling baik buat deketin si Rachel, ya cara satu satunya traktir,
tapi setelah gue pikir-pikir, pasti kalo orang di traktir bukannya jujur
malah jadi boong, karena dia kalo ditanya mau makan apa pasti jawabnya
“Terserah kamu aja.” Tapi hal itu Cuma pertimbangan, gue coba akhirnya.
“Chel, kamu mau makan atau minum apa?” tanya Gue
“Hmmm.. Terserah kamu aja.” jawab Rachel
Kan bener tebakan gue, 75% orang pasti kayak gitu, itu survey gue ke
orang lain, walaupun yang gue survey baru Rachel, Andri, dan Yola, dan
yang ga punya malu baru si Andri.
“Oke, kayaknya minum Es Teh Manis enak nih..” kata Gue
“Terserah deh, aku sih ngikut aja.” Jawab Rachel
Tidak lama kemudian bel istirahat berbunyi, segera kami berempat
langsung menuju ke kelas, karena ini pelajaran kesukaan temen gue Andri,
yaitu Bahasa Indonesia apalagi materinya cerpen.
“Bro, materinya seru nih hari ini!” kata Andri
“Emang materinya apaan?” tanya gue pura pura gatau
“Cerpen bro!!” jawab Andri
“Cérpen kali mas!!” jawab Gue
“Oia, cérpen!!” jawab Andri sambil nunjuk nunjuk gue dengan nada yang mirip dengan presenter silet.
Setelah guru masuk akhirnya kami bertiga mulai ngobrol sesuai
kebiasaan kami setiap pelajaran yang membosankan, sedangkan Andri fokus
ke guru yang menerangkan. Walaupun kalau ditanya belajar apa tadi, dia
suka ga tau apa yang dipelajarin. Karena Bahasa Indonesia itu pelajaran
terakhir, jadi 3 jam mata pelajaran, kita tetep santai ngobrol.
Tidak berasa, mungkin karena ada Rachel, bel pulang pun sudah
berbunyi. Tetapi ada tugas dari guru Bahasa Indonesia kami, yaitu
membuat cérpen. Akhirnya kami keluar sekolah bareng berempat. Dan sampai
rumah gue langsung ngerjain tugas itu. Gue merenung sebentar. Tiba tiba
gue temuin satu teori yang lewat di pikiran gue, yaitu Pausinasi hidup,
yang berarti Paus itu berat dan hidup itu penuh perjuangan dan Paus
juga harus keluar dari lautan untuk menghirup oksigen, menurut gue Paus
akan susah ke atas karena badannya yang berat, tapi pasti ada enaknya
setelah perjuangan naik ke atas permukaan, sama dengan hidup, di dalam
hidup kita ini, pasti ada satu rintangan yang berat sampai-sampai kita
hidup terasa hampa, tapi disaat kita berhasil, pasti kita merasakan hal
yang lega dan positif, seperti oksigen dengan Paus. Kalau disini,
oksigen gue ya sebut aja Rachel, dia bisa di sebut satu-satunya cewek
yang gue suka dan jadi temen baik gue, karena Tuhan itu baik, jadi kita
ga boleh nyerah dengan keadaan. Keren kan teori gue? Sejak saat itu gue
sama Rachel jadi temen baik, dan ga tau kapan kita bakal lanjut sebagai
temen yang lebih lebih lebih dekat.
Cari Blog Ini
Rabu, 17 Desember 2014
File Sharing
Pengertian File Sharing
Definisi Printer Sharing & File Sharing
0
A. Pengertian Sharing Printer
Sharing Printer adalah menghubungkan beberapa PC ke suatu Printer yang bertujuan untuk mempermudah kinerja user. Fungsi dari sharing printer juga menghubungkan beberapa PC ke suatu printer. Sudah dulu ya penjelasan atau pengertian tentang cara sharing printer barusan. Tapi, panduan tentang Cara Sharing Printer baru aja dimulai. OK.
Pertama, agar kita bisa sharing dan membaca data komputer lain adalah
dengan mengkonfigurasi jaringan pada komputer kita dengan network setup
wizard.caranya adalah sebagai berikut:
Dari start kita pilih kontrol panel -> Network Connection
Atau bisa juga Start -> Accessories -> Communication -> Network
Connection.
Setelah itu maka kita akan menuju halaman network connection. Pada kolom
network task pada sisi sebelah kanan kita klik “set up a home or small office
network”
Maka network setup wizard akan muncul:
Klik next untuk melanjutkan
Next,maka muncul pilihan:
Kita pilih kondisi mana yang paling sesuai dengan komputer dan jaringan kita
*Komputer kita dan komputer lain dalam satu LAN sudah terhubung dengan
internet melalui hub dsb.
*komputer kita terhubung dengan internet tapi kita belum punya jaringan/bukan
anggota jaringan (LAN)
*komputer kita sudah termasuk jaringan tapi tidak terhubung dengan internet
Disini kita pilih pilihan pertama saja,setelah itu kita disuruh mengisi nama dan
deskripsi komputer seperti berikut:
Buatlah nama komputer sesuai dengan aturan.misal dalam suatu lab terdapat 20
komputer,maka computer name nya lab1 s/d lab 20.baru pada computer description
kita isi nama pengguna dsb. Klik next
Isikan Workgroup name dengan nama LAN yang akan kita buat.nama LAN antara
komputer satu dengan yang lain harus sama dalam satu LAN.klik next
Pilih Turn on file and printer sharing agar kita dapan men-share data (file) maupun
printer yang kita miliki.klik next, akan muncul review dari setting yang
B. Pengertian File Sharing
- Merupakan penyediaan dan Penerimaan File Digital melalui sebuah jaringan, mengunakan model terpusat atau model peer-to-peer (P2P), file disimpan dan di layani oleh personal computers user. Mereka yang terlibat dalam file sharing di Internet merupakan penyedia file (upload) dan penerima file (download).
- File sharing adalah aktifitas di mana para pengguna internet dapat berbagi file dengan pengguna internet lainnya dengan cara penyedia file terlebih dahulu mengupload file ke komputer server dan kemudian para pengguna internet yang lainnya dapat mendownload file tersebut dari komputer server.
Render Form
RENDER FORM
A. PENGERTIAN
Render Farm atau Peternakan Render adalah
suatu kumpulan komputer (Computer Cluster) yang dibangun untuk
mempercepat rendering suatu animasi atau image yang biasanya digunakan
untuk keperluan pembuatan film dan visual-visual efek untuk siaran TV.
Render Farm menggunakan suatu sistem
komputer berkinerja tinggi, seperti cluster komputer. Render Farm dibuat
untuk merender komputer-generated imagery (CGI), biasanya untuk film
dan televisi efek visual.
B. TEKNIK YANG DIGUNAKAN
Untuk mengelola sebuah farm yang besar,
kita harus memperkenalkan manajer antrian yang secara otomatis akan
membagikan proses ke banyak prosesor. Setiap "proses" bisa menjadi
render dari satu gambar penuh, beberapa gambar, atau bahkan sub-bagian
(potongan) dari suatu gambar. Perangkat lunak ini biasanya merupakan
paket client-server yang menyediakan komunikasi antara prosesor dan
manajer antrian, meskipun beberapa antrian tidak memiliki manajer pusat.
Beberapa fitur umum dari manajer antrian adalah: re-prioritas antrian,
manajemen lisensi perangkat lunak, dan algoritma untuk mengoptimalkan
throughput yang terbaik berdasarkan berbagai jenis perangkat keras di
ladang.
Teknik yang digunakan pada Render Farm
adalah Clustering. Clustering merupakan teknik pada dunia komputer
dimana tedapat beberapa komputer yang berhubungan satu sama lainya,
sehingga menghasilkan kinerja yang maksimal. Dalam membuat Cluster
biasanya digunakan Personal Computer dengan spesifikasi yang tinggi.
Seperti yang telah dijelaskan di atas
bahwa Render Farm merupakan kumpulan dari banyak komputer yang membentuk
sebuah Cluster dalam satu jaringan. Konsepnya adalah menggabungkan
kecepatan yang dimiliki oleh setiap komputer yang tergabung di dalamnya.
Misalnya dalam sebuah cluster terdapat lima unit komputer dengan
spesifikasi utama menggunakan enam Core prosesor berkecepatan 3 Ghz.
Maka kekuatan Render Farm yang terbentuk dari kelima unit komputer
tersebut akan menjadi 6 Core prosesor x 5 unit = 30 Core. Bila setiap
Core prosesor tersebut berkecepatan 3 Ghz, maka total kecepatan Render
Farm tersebut adalah 3 Ghz x 30 Core = 90Ghz. Dari contoh sederhana di
atas, dapat kita bayangkan bagaimana cepatnya sebuah Render Farm dalam
merender gambar resolusi tinggi atau animasi singkat.
C. TOOLS YANG DIGUNAKAN
Ada beberapa tools yang umumnya digunakan pada Render, antara lain :
1. Yadra
Yadra bekerja dengan memecah dan
mendistribusikan frame dari animasi kepada setiap komputer. Hal ini
membuat Yadra sangat efektif digunakan untuk merender animasi.
2. Royal Render
Royal Render adalah aplikasi yang kuat
untuk mengatur pekerjaan dalam Render Farm karena dibentuk oleh realitas
keras dari proyek-proyek kecil dan besar.
3. Rebust Farm
Rebust Farm menyediakan 1.700 CPU XEON untuk membuat animasi dan masih banyak gambar lagi.
4. Render Core
5. Render TITAN
6. 4D Render Farm
7. Blender
Blender merupakan salah satu software
multimedia yang powerful, dimana sebuah project animasi hingga selesai
menggunaknya. Oleh karena itu Blender dapat digunakan untuk berbagai
macam pengolahan digital, selain itu memiliki konsep tampilan freeetyle
cocok buat tiap individu untuk mendapatkan tampilan sesuai dengan
keinginan masing-masing.
D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Kelebihan
dari Render Farm tentu saja adalah fleksibel dan mempunyai kemampuan
untuk meningkatkan penggunaan yang diperlukan. Sedangkan kekurangannya
adalah mahalnya biaya karena pengadaan banyak unit hardware yang
dibutuhkan.
Selasa, 04 November 2014
Memori Optik
Definisi Optical Memory
· Optical
memory atau optical disk merupakan perangkat keras penyimpan data yang
terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan
dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD
dan DVD.
· Teknologi optik yang digunakan adalah penggunaan laser untuk menulis dan mengambil data.
Jenis-jenis Optical Memory
1. Laser Disk (LD) atau cakram laser
Cakram laser (LD) adalah sebuah piringan optical yang digunakan untuk menyimpan video dan film, dan merupakan media penyimpan data pada cakram optic komersial pertama. Cakram laser awalnya dinamakan Discovision pada tahun 1978, teknologinya dilisensikan dan dijual dengan nama Reflective Optical Video disc, laser Video disk, Laser vision, discovision, dan MCA discovision sampai akhirnya pioneer electronis memiliki sebagian format ini dan akhirnya dinamai Laser Disc pada pertengahan dan akhir 1980-an.
2. CD (CompactDisk)
Cakram Digital (CD), cakram padat, atau piringan cakram adalah sebuah piringan optikal yang digunakan untuk menyimpan data secara digital. Awalnya CD dikembangkan untuk menyimpan audio digital dan diperkenalkan pada tahun 1982, tetapi kemudian juga memungkinkan untuk penyimpanan jenis data lainnya. Audio CD telah tersedia secara komersial sejak Oktober 1982. Pada tahun 2010, CD ditetapkan sebagai media penyimpanan audio standar.
3. CD-ROM (Compact Disk Read Only Memory)
CD-ROM (Compact Disk Read Only Memory) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optic (optical disk) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700 MB atau 7 Juta Bit. CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-ROM, alat utama yang diperlukan adalah CD drive.
Satuan X pada CD ROM drive (pada umumnya) sebenarnya mengacu pada kecepatan baca dari CD tersebut ditrack terluar (jika track terluar terpakai alias CD-nya penuh). Sedangkan kecepatan baca ditrackter dalamnya jauh lebih lambat. Misalkan ada CD-ROM drive48X‘max’,itu berarti kecepatan baca track terluarnya 40x namun untuk track terdalamnya hanya 19x. Yang utama sebenarnya bukan hanya kecepatan putar yang ditingkatkan, namun system pembacaan, route data, mode tansfer, interface, dll.
Baik
CD-audio maupun CD-ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi
permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam
secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang
reflektif. Proses ini dilakukan degan menggunakan laser yang
berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi
oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser
berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara
motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai
lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh foto
sensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital.
4. CD-RW (Compact Disk ReWritable)
CD-RW adalah CD-ROMyang dapat ditulis kembali. CD-RW menggunakan media berukuran sama dengan CD-R tetapi bukan menggunakan bahan pewarna cyanin atau pthalocyanine, CD-RW menggunakan logam perpaduan antara perak, indium, antimon, dan tellurium untuk lapisan perekaman. Cakram CD-RW relative lebih mahal dibandingkan cakram CD-R.
Pada
CD-RW, energi laser digunakan secara bersama-sama dengan prinsip medan
magnet untuk menulis dan membaca informasi. Pada proses tulis, laser
memanasi titik pada disk yang hendak diproses. Kemudian setelah itu
medan magnet dapat mengubah arah medan titik tersebut sementara
temperaturnya ditingkatkan. Karena proses tersebut tidak mengubah disk
secara fisik maka proses penulisan dapat dilakukan berulang-ulang. Pada
proses baca arah medan magnet yang telah dipolarisasi tersebut akan
membelokkan sinar laser dengan arah tertentu, sehingga terefleksikan dan
dideteksi oleh foto sensor yang kemudian dikonversikan menjadi data
digital.
CD-RW memiliki kecepatan yang bervariasi dan yang tercepat saat ini adalah 52x48x36. Hal ini dapat diterjemahkan sebagai kecepatan baca (read) 52 kali, kecepatan menulis (write) 48 kali, dan Kecepatan untuk Rewrite sebesar 36 kali.
5. CD-R (CompactDisc-Recordable)
CD-R adalah singkatan dari istilah bahasa inggrisCompactDisc-recordable merupakan jenis cakram padat yang dapat diisi dengan salah satu jenis media penyimpanan eksternal pada komputer. Secara fisik CD-R merupakan CD polikarbonat kosong berdiameter 120 mm sama seperti CD-ROM. Awalnya CD-R dilapisi emas sebagai media refleksinya. Permukaan reflektif pada lapisan emas tidak memiliki depresi atau lekukan-lekukan fisik seperti halnya pada lapisan aluminium kemudian disempurnakan dengan cara menambahkan lapisan pewarna diantara polikarbonat dan lapisan emas. CD-R dikenal juga dengan sebutan CD-WORM (Compact Disk Write Once Read Many).
6. Foto CD
Foto CD adalah sebuah system yang dirancang oleh Kodak untuk mendigitalkan dan menyimpan foto dalam CD. Diluncurkan pada 1992, cakram dirancang untuk menyimpan hampir 100 gambar berkualitas tinggi, scan sidik jari dan slide dengan menggunakan pengkodean eksklusif khusus. Foto CD disc didefinisikan dalam buku beige dan sesuai dengan CD-ROM XACD-I dan spesifikasi bridge juga. Dimaksudkan untuk bermain di CD-I pemain, foto pemutar CD (Apple Power CD misalnya), dan computer manapun dengan software yang sesuai.
7. CD teks
CD-teks atau dikenal juga dengan Red Book Compact disc merupakan spesifikasi standar untuk CD audio. Hal ini memungkinkan untuk penyimpanan informasi tambahan (misalnya, nama album, nama lagu, dan artis) pada CD audio standar-compliant. Informasi ini disimpan baik dalam daerah lead-indari CD, dimana terdapat sekitar lima kilo byte ruang yang tersedia, ataupun disub-kanal untuk RW pada disk, yang dapat menyimpan sekitar 31 megabyte. Area terakhir ini tidak digunakan oleh red book.
8. DVD
DVD adalah sejenis cakram optic yang dapat digunakan untuk menyimpan data termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. DVD pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena consensus antara kedua pihak ini tidak dicapai, sekarang nama resminya adalah DVD saja dan huruf-huruf tersebut secara resmi bukan singkatan dari apapun. Rata-rata kecepatan transfer data DVD adalah 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.
Mengapa kapasitas DVD besar ?
o Jarak antar bit dan jarak antar lingkaran lebih kecil.
o CD : Jarak antar bit 0,834 μm, Jarak antar spiral 1,6 μm
o DVD : Jarak antar bit 0,4 μm, Jarak antar spiral 0,74 μm
- Dalam satu sisi digunakan 2 layer untuk menyimpan data kapasitas menjadi 8,56 GB.
- Jika kedua sisi disk digunakan untuk menyimpan data kapasitas total menjadi 17 GB.
9. DVD-RDL
DVD+RDL(DL singkatan dari double layer) juga disebut DVD+R9, adalah turunan dari format DVD+R, diciptakan oleh DVD+Rw alliance. Secara umum, DVD bisa dapat menyimpan data sebesar 4,7 Gigabit. Penggunaanya didemonstrasikan pertama kali pada bulan Oktober 2003. DVD+RDL disc mempekerjakan dua lapisan recordabledye, yang masing-masing mampu menyimpan hampir 4,7Gb dari disk single-layer, hampir dua kali lipat kapasitas total disk 8,55 GB (7,99 GiB).
10. DVD-RW
DVD-RW adalah cakram optic yang dapat ditulis kembali dan memiliki kapasitas sama dengan DVD-R, biasanya 4,7 GB. Format ini dikembangkan oleh pioneer pada November 1999 dan telah disetujui oleh DVD forum. Keuntungan utama DVD-R adalah kemampuan menghapus dan menulis kembali sebuah cakram DVD-RW. Menurut pioneer cakram DVD-RW dapat ditulis sekitar 1000 kali, sebanding dengan standar CD-RW. Cakram DVD-RW biasanya digunakan untuk tujuan backup, kumpulan berkas atau home DVD video record. Keuntungan lain adalah bila ada kesalahan menulis, cakram masih dapat digunakan dengancara menghapus data yang salah tersebut.
11. DVD+RW
DVD+RW adalah format rewritable untuk DVD dan dapat menyimpan data sampai 4,7 GB. DVD+RW diciptakan oleh DVD+RW allince, sebuah konsorsium industry dan produsen disk drive. Dari sisi bisnis format DVD+RW yang diciptakan terutama untuk menghindari pembayaran royalty kepada DVD forum yang menciptakan format DVD-RW. Selain itu DVD+RW mendukung metode penulisan yang disebut lossless linking yang membuatnya cocok untuk akses acak (random access) dan meningkatkan kompatibilitas dengan pemutar DVD.
12. DVD-RAM
DVD-RAM (DVD-Random Access Memory) adalah disk khusus yang diperkenalkan pada tahun 1996 oleh forum DVD, yang dikhususkan untuk media DVD-RAM RW dan DVD write yang tepat. DVD-RAM digunakan dalam computer serta cam corder dan perekam video pribadi sejak tahun 1998.
13. Blue-ray disk
Blue-ray adalah sebuah format cakram optic yang digunakan untuk penyimpanan media digital termasuk video dengan kualitas tinggi. Namun Blue-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini, cakram blue-ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek dibandingkan dengan laser merah yaitu 650 nm yang dipakai pada DVD.
14. BD-R dan BD-RE(Blu-ray Disc Recordable)
BD-R
dan BD-RE adalah format Blue Ray Disk (BD) yang dapat direkam dengan
perekam optik. BD-R disc ditulis satu kali, sedangkan BD-RE bisa
dihapus dan direkam berulang kali. Kapasitas disk adalah 25 GB (2,31
GiB) untuk cakram single layer dan 50 GB (46,61 GiB) untuk lapisan
cakram ganda.
15. UniversalMediaDisk
Universal Media Disc (UMD) adalah sebuah media cakram optic yang dikembangkan oleh Sony untuk penggunaan Play Station Portable. UMD ini bisa menyimpan data sampai sebesar 1.8 GB (gigabyte), termasuk permainan video, film, music atau kombinasinya.
Keterangan :
1 GiB atau gibibyte ≈ 1.074 GBsource: http://black9innocent.wordpress.com/2012/01/09/optical-memory/
Pengertian dan Penjelasan RAID
RAID adalah kependekan dari Redundant Array of Independent
Drive/Disk. Ada juga yang menyebutnya sebagai kependekan dari Redundant
Array of Inexpensive Drive/Disk. Secara sedehana, RAID bisa diartikan
sebagai cara menyimpan data pada beberapa harddisk. Dengan begini,
kinerja PC bisa meningkat. Selain itu, salinan data juga bisa dijadikan
back-up.
Implementasi RAID membutuhkan minimal 2 harddisk. Ketika RAID digunakan, sistem operasi akan membaca kedua harddisk sebagai 1 harddisk. Jadi, meskipun ada 2 harddisk, drive yang tampak pada Windows Explorer hanya 1. C saja, misalnya. Sebagai perbandingan, kalau RAID tidak digunakan, drive pada Windows Explorer muncul C dan D. Setiap drive untuk 1 harddisk.
RAID menggunakan teknik stripping, yang membuat partisi pada ruang dengan ukuran mulai dari 512 byte hingga ke beberapa megabyte. Tiap partisi itu mengandung pecahan data yang akan dibaca bersamaan untuk mempercepat pembacaan data.
RAID memiliki beberapa level, RAID0 sampai RAID7 plus RAID 10 dan beberapa RAID kombinasi. Setiap level RAID memiliki fungsi yang berbeda. Penjelasannya ada di tabel level RAID.
Selain RAID yang ada di tabel, RAID punya beberapa level lagi. Misalnya Level 10 yang artinya kombinasi antara RAID0 dan RAID1. Ada juga RAID 50 yang merupakan kombinasi antara RAID5 dan RAID0. Kombinasi ini mengawinkan fungsi antara kedua RAID.
RAID dapat dibagi lagi dalam 2 yaitu Hardware RAID dan software RAID, Untuk fitur Hardware RAID, motherboard server anda harus mendukung PCI64bit (socketnya lebih panjang 2x dari PCI biasa, bukan PCI-X ya) dan tentunya RAID Card dan harddisk. Unntuk Software RAID secara standard didukung oleh OS seperti Windows2000 server, Windows2003Server, Windows2008server dan linux.
Raid Levels
RAID 0
Juga
dikenal dengan modus stripping. Membutuhkan minimal 2 harddisk.
Sistemnya adalah menggabungkan kapasitas dari beberapa harddisk.
Sehingga secara logikal hanya “terlihat” sebuah harddisk dengan
kapasitas yang besar (jumlah kapasitas keseluruhan harddisk).Pada
awalnya, RAID 0, digunakan untuk membentuk sebuah partisi yang sangat
besar dari beberapa harddisk dengan biaya yang efisien.
Misalnya:
Kita membutuhkan suatu partisi dengan ukuran 500GB. Harga sebuah harddisk berukuran 100GB adalah Rp.500.000,- sedangkan harga harddisk berukuran 500GB adalah Rp.5.000.000,-. Nah, kita dapat membetuk suatu partisi berukuran 500GB dari 5 unit harddisk berukuran 100GB dengan menggunakan RAID 0. Tentunya skenario ini lebih murah karena memakan biaya lebih murah: 5 x Rp.500.000,- = Rp.2.500.000,-. Lebih murah daripada harus membeli harddisk yang berukuran 500GB. Itulah kenapa pada awalnya disebut redundant array of inexpensive disk.
Contoh lain:
Pada saat ini ukuran harddisk terbesar yang tersedia di pasaran adalah 500GB, sedangkan kita membutuhkan suatu partisi dengan ukuran 2TB. Nah, kita dapat membeli 4 unit harddisk berkapasitas 500GB dan mengkonfigurasinya dengan RAID 0, sehingga kita dapat memiliki suatu partisi berkururan 2TB tanpa harus menunggu harddisk dengan kapasitas sebesar itu tersedia di pasar.
Data yang ditulis pada harddisk-harddisk tersebut terbagi-bagi menjadi fragmen-fragmen. Dimana fragmen-fragmen tersebut disebar di seluruh harddisk. Sehingga, jika salah satu harddisk mengalami kerusakan fisik, maka data tidak dapat dibaca sama sekali.
Namun ada keuntungan dengan adanya fragmen-fragmen ini: kecepatan. Data bisa diakses lebih cepat dengan RAID 0, karena saat komputer membaca sebuah fragmen di satu harddisk, komputer juga dapat membaca fragmen lain di harddisk lainnya.
RAID 1
Biasa
disebut dengan modus mirroring. Membutuhkan minimal 2 harddisk.
Sistemnya adalah menyalin isi sebuah harddisk ke harddisk lain dengan
tujuan: jika salah satu harddisk rusak secara fisik, maka data tetap
dapat diakses dari harddisk lainnya.
Contoh:
Sebuah server memiliki 2 unit harddisk yang berkapasitas masing-masing 80GB dan dikonfigurasi RAID 1. Setelah beberapa tahun, salah satu harddisknya mengalami kerusakan fisik. Namun data pada harddisk lainnya masih dapat dibaca, sehingga data masih dapat diselamatkan selama bukan semua harddisk yang mengalami kerusakan fisik secara bersamaan.
RAID 2
RAID
2, juga menggunakan sistem stripping. Namun ditambahkan tiga harddisk
lagi untuk pariti hamming, sehingga data menjadi lebih reliable. Karena
itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 5 (n+3, n > 1).
Ketiga harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan hamming code dari
hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya.
Contoh:
Kita memiliki 5 harddisk (sebut saja harddisk A,B,C, D, dan E) dengan ukuran yang sama, masing-masing 40GB. Jika kita mengkonfigurasi keempat harddisk tersebut dengan RAID 2, maka kapasitas yang didapat adalah: 2 x 40GB = 80GB (dari harddisk A dan B). Sedangkan harddisk C, D, dan E tidak digunakan untuk penyimpanan data, melainkan hanya untuk menyimpan informasi pariti hamming dari dua harddisk lainnya: A, dan B. Ketika terjadi kerusakan fisik pada salah satu harddisk utama (A atau B), maka data tetap dapat dibaca dengan memperhitungkan pariti kode hamming yang ada di harddisk C, D, dan E.
RAID 3
RAID
3, juga menggunakan sistem stripping. Juga menggunakan harddisk
tambahan untuk reliability, namun hanya ditambahkan sebuah harddisk lagi
untuk parity.. Karena itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah
minimal 3 (n+1 ; n > 1). Harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan
parity dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk
lainnya.
Contoh kasus:
Kita memiliki 4 harddisk (sebut saja harddisk A,B,C, dan D) dengan ukuran yang sama, masing-masing 40GB. Jika kita mengkonfigurasi keempat harddisk tersebut dengan RAID 3, maka kapasitas yang didapat adalah: 3 x 40GB = 120GB. Sedangkan harddisk D tidak digunakan untuk penyimpanan data, melainkan hanya untuk menyimpan informasi parity dari ketiga harddisk lainnya: A, B, dan C. Ketika terjadi kerusakan fisik pada salah satu harddisk utama (A, B, atau C), maka data tetap dapat dibaca dengan memperhitungkan parity yang ada di harddisk D. Namun, jika harddisk D yang mengalami kerusakan, maka data tetap dapat dibaca dari ketiga harddisk lainnya.
RAID 4
Sama dengan sistem RAID 3, namun menggunakan parity dari tiap block harddisk, bukan bit. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama, 3 (n+1 ; n >1).

RAID 5
RAID 5 pada dasarnya sama dengan RAID 4, namun dengan pariti yang terdistribusi. Yakni, tidak menggunakan harddisk khusus untuk menyimpan paritinya, namun paritinya tersebut disebar ke seluruh harddisk. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama, 3 (n+1 ; n >1).
Hal ini dilakukan untuk mempercepat akses dan menghindari bottleneck yang terjadi karena akses harddisk tidak terfokus kepada kumpulan harddisk yang berisi data saja.

RAID 6
Secara
umum adalah peningkatan dari RAID 5, yakni dengan penambahan parity
menjadi 2 (p+q). Sehingga jumlah harddisk minimalnya adalah 4 (n+2 ; n
> 1). Dengan adanya penambahan pariti sekunder ini, maka kerusakan
dua buah harddisk pada saat yang bersamaan masih dapat ditoleransi.
Misalnya jika sebuah harddisk mengalami kerusakan, saat proses
pertukaran harddisk tersebut terjadi kerusakan lagi di salah satu
harddisk yang lain, maka hal ini masih dapat ditoleransi dan tidak
mengakibatkan kerusakan data di harddisk bersistem RAID 6.
Kesimpulan dan Saran
Banyak manfaat yang didapat dengan konfigurasi RAID, yakni kecepatan, reliabilitas data, dan toleransi kesalahan. Namun belum lengkap rasanya jika membahas RAID tanpa membahas hot-swappable harddisk, juga beberapa konfigurasi lanjut seperti RAID 0+1 atau RAID 1+0.
source: http://datasharing.wordpress.com/2011/03/01/pengertian-raid/
Implementasi RAID membutuhkan minimal 2 harddisk. Ketika RAID digunakan, sistem operasi akan membaca kedua harddisk sebagai 1 harddisk. Jadi, meskipun ada 2 harddisk, drive yang tampak pada Windows Explorer hanya 1. C saja, misalnya. Sebagai perbandingan, kalau RAID tidak digunakan, drive pada Windows Explorer muncul C dan D. Setiap drive untuk 1 harddisk.
RAID menggunakan teknik stripping, yang membuat partisi pada ruang dengan ukuran mulai dari 512 byte hingga ke beberapa megabyte. Tiap partisi itu mengandung pecahan data yang akan dibaca bersamaan untuk mempercepat pembacaan data.
RAID memiliki beberapa level, RAID0 sampai RAID7 plus RAID 10 dan beberapa RAID kombinasi. Setiap level RAID memiliki fungsi yang berbeda. Penjelasannya ada di tabel level RAID.
Selain RAID yang ada di tabel, RAID punya beberapa level lagi. Misalnya Level 10 yang artinya kombinasi antara RAID0 dan RAID1. Ada juga RAID 50 yang merupakan kombinasi antara RAID5 dan RAID0. Kombinasi ini mengawinkan fungsi antara kedua RAID.
RAID dapat dibagi lagi dalam 2 yaitu Hardware RAID dan software RAID, Untuk fitur Hardware RAID, motherboard server anda harus mendukung PCI64bit (socketnya lebih panjang 2x dari PCI biasa, bukan PCI-X ya) dan tentunya RAID Card dan harddisk. Unntuk Software RAID secara standard didukung oleh OS seperti Windows2000 server, Windows2003Server, Windows2008server dan linux.
Raid Levels
RAID 0
Juga
dikenal dengan modus stripping. Membutuhkan minimal 2 harddisk.
Sistemnya adalah menggabungkan kapasitas dari beberapa harddisk.
Sehingga secara logikal hanya “terlihat” sebuah harddisk dengan
kapasitas yang besar (jumlah kapasitas keseluruhan harddisk).Pada
awalnya, RAID 0, digunakan untuk membentuk sebuah partisi yang sangat
besar dari beberapa harddisk dengan biaya yang efisien.Misalnya:
Kita membutuhkan suatu partisi dengan ukuran 500GB. Harga sebuah harddisk berukuran 100GB adalah Rp.500.000,- sedangkan harga harddisk berukuran 500GB adalah Rp.5.000.000,-. Nah, kita dapat membetuk suatu partisi berukuran 500GB dari 5 unit harddisk berukuran 100GB dengan menggunakan RAID 0. Tentunya skenario ini lebih murah karena memakan biaya lebih murah: 5 x Rp.500.000,- = Rp.2.500.000,-. Lebih murah daripada harus membeli harddisk yang berukuran 500GB. Itulah kenapa pada awalnya disebut redundant array of inexpensive disk.
Contoh lain:
Pada saat ini ukuran harddisk terbesar yang tersedia di pasaran adalah 500GB, sedangkan kita membutuhkan suatu partisi dengan ukuran 2TB. Nah, kita dapat membeli 4 unit harddisk berkapasitas 500GB dan mengkonfigurasinya dengan RAID 0, sehingga kita dapat memiliki suatu partisi berkururan 2TB tanpa harus menunggu harddisk dengan kapasitas sebesar itu tersedia di pasar.
Data yang ditulis pada harddisk-harddisk tersebut terbagi-bagi menjadi fragmen-fragmen. Dimana fragmen-fragmen tersebut disebar di seluruh harddisk. Sehingga, jika salah satu harddisk mengalami kerusakan fisik, maka data tidak dapat dibaca sama sekali.
Namun ada keuntungan dengan adanya fragmen-fragmen ini: kecepatan. Data bisa diakses lebih cepat dengan RAID 0, karena saat komputer membaca sebuah fragmen di satu harddisk, komputer juga dapat membaca fragmen lain di harddisk lainnya.
RAID 1
Biasa
disebut dengan modus mirroring. Membutuhkan minimal 2 harddisk.
Sistemnya adalah menyalin isi sebuah harddisk ke harddisk lain dengan
tujuan: jika salah satu harddisk rusak secara fisik, maka data tetap
dapat diakses dari harddisk lainnya.Contoh:
Sebuah server memiliki 2 unit harddisk yang berkapasitas masing-masing 80GB dan dikonfigurasi RAID 1. Setelah beberapa tahun, salah satu harddisknya mengalami kerusakan fisik. Namun data pada harddisk lainnya masih dapat dibaca, sehingga data masih dapat diselamatkan selama bukan semua harddisk yang mengalami kerusakan fisik secara bersamaan.
RAID 2
RAID
2, juga menggunakan sistem stripping. Namun ditambahkan tiga harddisk
lagi untuk pariti hamming, sehingga data menjadi lebih reliable. Karena
itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 5 (n+3, n > 1).
Ketiga harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan hamming code dari
hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya.Contoh:
Kita memiliki 5 harddisk (sebut saja harddisk A,B,C, D, dan E) dengan ukuran yang sama, masing-masing 40GB. Jika kita mengkonfigurasi keempat harddisk tersebut dengan RAID 2, maka kapasitas yang didapat adalah: 2 x 40GB = 80GB (dari harddisk A dan B). Sedangkan harddisk C, D, dan E tidak digunakan untuk penyimpanan data, melainkan hanya untuk menyimpan informasi pariti hamming dari dua harddisk lainnya: A, dan B. Ketika terjadi kerusakan fisik pada salah satu harddisk utama (A atau B), maka data tetap dapat dibaca dengan memperhitungkan pariti kode hamming yang ada di harddisk C, D, dan E.
RAID 3
RAID
3, juga menggunakan sistem stripping. Juga menggunakan harddisk
tambahan untuk reliability, namun hanya ditambahkan sebuah harddisk lagi
untuk parity.. Karena itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah
minimal 3 (n+1 ; n > 1). Harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan
parity dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk
lainnya.Contoh kasus:
Kita memiliki 4 harddisk (sebut saja harddisk A,B,C, dan D) dengan ukuran yang sama, masing-masing 40GB. Jika kita mengkonfigurasi keempat harddisk tersebut dengan RAID 3, maka kapasitas yang didapat adalah: 3 x 40GB = 120GB. Sedangkan harddisk D tidak digunakan untuk penyimpanan data, melainkan hanya untuk menyimpan informasi parity dari ketiga harddisk lainnya: A, B, dan C. Ketika terjadi kerusakan fisik pada salah satu harddisk utama (A, B, atau C), maka data tetap dapat dibaca dengan memperhitungkan parity yang ada di harddisk D. Namun, jika harddisk D yang mengalami kerusakan, maka data tetap dapat dibaca dari ketiga harddisk lainnya.
RAID 4
Sama dengan sistem RAID 3, namun menggunakan parity dari tiap block harddisk, bukan bit. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama, 3 (n+1 ; n >1).

RAID 5
RAID 5 pada dasarnya sama dengan RAID 4, namun dengan pariti yang terdistribusi. Yakni, tidak menggunakan harddisk khusus untuk menyimpan paritinya, namun paritinya tersebut disebar ke seluruh harddisk. Kebutuhan harddisk minimalnya juga sama, 3 (n+1 ; n >1).
Hal ini dilakukan untuk mempercepat akses dan menghindari bottleneck yang terjadi karena akses harddisk tidak terfokus kepada kumpulan harddisk yang berisi data saja.

RAID 6
Secara
umum adalah peningkatan dari RAID 5, yakni dengan penambahan parity
menjadi 2 (p+q). Sehingga jumlah harddisk minimalnya adalah 4 (n+2 ; n
> 1). Dengan adanya penambahan pariti sekunder ini, maka kerusakan
dua buah harddisk pada saat yang bersamaan masih dapat ditoleransi.
Misalnya jika sebuah harddisk mengalami kerusakan, saat proses
pertukaran harddisk tersebut terjadi kerusakan lagi di salah satu
harddisk yang lain, maka hal ini masih dapat ditoleransi dan tidak
mengakibatkan kerusakan data di harddisk bersistem RAID 6.Kesimpulan dan Saran
Banyak manfaat yang didapat dengan konfigurasi RAID, yakni kecepatan, reliabilitas data, dan toleransi kesalahan. Namun belum lengkap rasanya jika membahas RAID tanpa membahas hot-swappable harddisk, juga beberapa konfigurasi lanjut seperti RAID 0+1 atau RAID 1+0.
source: http://datasharing.wordpress.com/2011/03/01/pengertian-raid/
Cloud Computing
Pengertian Cloud Computing, Sejarah dan Contohnya
Cloud computing adalah kumpulan dari beberapa resources yang terintegrasi menjadi satu dan digunakan melalui web. Sebenarnya, cloud computing ini didasarkan pada teknologi grid computing yang membuat skalabilitas suatu sistem komputasi menjadi sangat besar dengan cara menggabungkan beberapa sumber daya komputer menjadi satu resource. Sehingga tidak salah jika ada orang yang mengatakan cloud computing adalah grid computing yang digabungkan dengan virtualisasi.
Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Cloud Computing suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.
Sejarah Cloud Computing
Tahun 1960 John McCarthy, Pakar Komputasi dan Intelegensi Buatan dari MIT. “Suatu hari nanti, komputasi akan menjadi Infrastruktur publik seperti halnya listrik dan telepon.” Ini adalah sebuah ide yang mengawali suatu bentuk komputasi yang kita kenal dengan istilah Cloud Computing.
Tahun 1995 Larry Ellison, pendiri perusahaan Oracle. “Network Computing” Ide ini sebenarnya cukup unik dan sedikit menyindir perusahaan Microsoft pada saat itu. Intinya, kita tidak harus "menanam" berbagai perangkat lunak kedalam PC pengguna, mulai dari sistem operasi hingga perangkat lunak lainya. Cukup dengan koneksi dengan server dimana akan disediakan sebuah environment yang mencakup berbagai kebutuhan PC pengguna.
Pada era ini juga wacana “Network Computing” cukup populer. Banyak perusahaan yang menggalang sistem ini contohnya Sun Mycrosystem dan Novell Netware. Disayangkan kualitas jaringan komputer saat itu masih belum memadai, penggunapun cenderung memilih PC karena cenderung lebih cepat.
Akhir Era-90 Lahir konsep ASP (Application Service Provider) yang ditandai dengan kemunculan perusahaan pusat pengolahan data. Ini merupakan sebuah perkembangan pada kualitas jaringan komputer. Akses untuk pengguna menjadi lebih cepat.
Tahun 2000 Marc Benioff, mantan wakil presiden perusahaan Oracle. “salesforce.com” ini merupakan sebuah perangkat lunak CRM dengan basis SaaS (Software as a Service). Tak disangka gebrakan ini mendapat tanggapan hebat. Sebagai suksesor dari visi Larry Ellison, boss-nya. Dia memiliki sebuah misi yaitu “The End of Software”.
2005 – Sekarang Cloud Computing sudah semakin meningkat populatitasnya, dari mulai penerapan sistem, pengunaan nama, dll. Amazon.com dengan EC2 (Elastic Computer Cloud); Google dengan Google App. Engine; IBM dengan Blue Cord Initiative; dsb. Perhelatan cloud computing meroket sebagaimana berjalanya waktu. Sekarang, sudah banyak sekali pemakaian sistem komputasi itu, ditambah lagi dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan komputer dan beragamnya gadget yang ada. Contoh dari pengaplikasianya adalah Evernote, Dropbox, Google Drive, Sky Drive, Youtube, Scribd, dll.
Contoh Komputasi Awan
Google Drive adalah layanan cloud storage dari Google yang diluncurkan pada akhir April 2012, yaitu layanan untuk menyimpan file di internet pada storage yang disediakan oleh Google. Dengan menyimpan file di Google Drive maka pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. Dan file tersebut dapat di share dengan orang lain untuk berbagi pakai dan juga kolaborasi peng-edit-annya. Kapasitas yang disediakan oleh google drive untuk layanan gratis adalah 5GB, untuk menggunakan kapasitas lebih dari itu maka akan dikenakan biaya tambahan.
Dengan menggunakan Google Drive, berarti pemilik file telah memiliki back-up file nya di internet sehingga jika terjadi sesuatu pada file yang disimpan di komputer atau laptop, misalnya file tersebut rusak atau hilang atau terkena virus, atau komputer/laptopnya rusak yang menyebabkan tidak dapat digunakan, maka file yang berada di Google Drive tetap aman dan tetap dapat diakses menggunakan komputer lain yang terhubung ke internet.
source : http://azuharu.net
http://www.cloudindonesia.or.id
http://id.wikipedia.org
Minggu, 19 Oktober 2014
Evolusi Komputer Dari Generasi Pertama Sampai Saat Ini
Sejarah Perkembangan Komputer Sebelum tahun 1940 Sejak
dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga
menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam
penghitungan dan pengolahan data supaya dapat mendapatkan hasil lebih cepat.
Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan
penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik mahupun elektronik.
Saat ini, komputer dan peranti pendukungnya telah masuk
dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan yang lebih dari sekedar perhitungan
matematik biasa. Di antaranya adalah sistem komputer di pasar raya yang mampu
membaca kod barang belanjaan, pusat telefon yang menangani jutaan panggilan dan
komunikasi, serta jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai
tempat di dunia. Komputer ada 4 golongan yaitu:
1. Peralatan manual: Iaitu peralatan pengolahan
data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah
menggunakan tenaga tangan manusia
2. Peralatan
Mekanik: Iaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan
tangan secara manual
3. Peralatan
Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh
motor elektronik
4. Peralatan
Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh
Beberapa
peralatan yang telah digunakan sebagai alat hitung sebelum ditemukannya
komputer :
a. Abacus
Muncul sekitar
5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat
hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Alat ini
memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji bijian
geser yang diatur pada sebuh rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus
untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan
kertas, terutama di Eropa, Abacus kehilangan popularitasnya.
Setelah hampir
12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642,
Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa
yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator)
untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak.
Tahun 1694 seorang
matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716)
memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti
pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi.
Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz
dapat menyempurnakan alatnya.
Charles Xavier
Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik
dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang
lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak
dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan
Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.
Saat ini, komputer sudah semakin
canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan
seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah
komputer.
1. Generasi
Pertama (1944-1959)
Tabung hampa udara sebagai penguat
sinyal, merupakan ciri khas komputer generasi pertama. Pada awalnya, tabung
hampa udara (vacum-tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal. Bahan
bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan, seperti: mudah
pecah, dan mudah menyalurkan panas. Panas ini perlu dinetralisir oleh komponen
lain yang berfungsi sebagai pendingin. Dan dengan adanya komponen tambahan,
akhirnya komputer yang ada menjadi besar, berat dan mahal. Pada tahun 1946,
komputer elektronik didunia yang pertama yakni ENIAC sesai dibuat. Pada
komputer tersebut terdapat 18.800 tabung hampa udara dan berbobot 30 ton.
begitu besar ukurannya, sampai-sampai memerlukan suatu ruangan kelas
tersendiri. Pada gambar nampak komputer ENIAC, yang merupakan komputer
elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M
dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts.
2. Generasi
Kedua (1960-1964)
Transistor merupakan ciri khas komputer
generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas tiga lapis, yaitu: “basic”,
“collector” dan “emmiter”. Transistor merupakan singkatan dari Transfer
Resistor, yang berarti dengan mempengaruhi daya tahan antara dua dari tiga
lapisan, maka daya (resistor) yang ada pada lapisan berikutnya dapat pula
dipengaruhi. Dengan demikian, fungsi transistor adalah sebagai penguat sinyal.
Sebagai komponen padat, tansistor mempunyai banyak keunggulan seperti misalnya:
tidak mudah pecah, tidak menyalurkan panas. dan dengan demikian, komputer yang
ada menjadi lebih kecil dan lebih murah. Pada tahun 1960-an, IBM memperkenalkan
komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan secara luas mulai
beredar dipasaran. Komputer IBM- 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah
satu komputer komersial yang memanfaatkan transistor. Komputer ini dirancang
untuk menyelesaikan segala macam pekerjaan baik yang bersifat ilmiah ataupun komersial.
Karena kecepatan dan kemampuan yang dimilikinya, menyebabkan IBM 7090 menjadi
sangat popular. Komputer generasi kedua lainnya adalah: IBM Serie 1400, NCR
Serie 304, MARK IV dan Honeywell Model 800.
3. Generasi Ketiga (1964-1975)
Konsep semakin kecil dan semakin
murah dari transistor, akhirnya memacu orang untuk terus melakukan pelbagai
penelitian. Ribuan transistor akhirnya berhasil digabung dalam satu bentuk yang
sangat kecil. Secuil silicium yag mempunyai ukuran beberapa milimeter berhasil diciptakan,
dan inilah yang disebut sebagai Integrated Circuit atau IC-Chip yang merupakan
ciri khas komputer generasi ketiga.
Cincin magnetic tersebut dapat
di-magnetisasi secara satu arah ataupun berlawanan, dan akhirnya men-sinyalkan
kondisi “ON” ataupun “OFF” yang kemudian diterjemahkan menjadi konsep 0 dan 1
dalam system bilangan biner yang sangat dibutuhkan oleh komputer. Pada setiap
bidang memory terdapat 924cincin magnetic yang masing-masing mewakili satu bit
informasi. Jutaan bit informasi saat ini berada didalam satu chip tunggal
dengan bentuk yang sangat kecil.
Komputer yang digunakan untuk
otomatisasi pertama dikenalkan pada tahun 1968 oleh PDC 808, yang memiliki 4 KB
(kilo-Byte) memory dan 8 bit untuk core memory. Dapat digunakan untuk
multiprogram. Contoh komputer generasi ketiga adalah Apple II, PC, dan
NEC PC.
4. Generasi Keempat (1975-Sekarang)
Komputer generasi keempat masih
menggunakan IC/chip untuk pengolahan dan penyimpanan data. Komputer
generasi ini lebih maju karena di dalamnya terdapat beratus ribu komponen
transistor. Proses pembuatan IC komputer generasi ini dinamakan pengintegrasian
dalam skala yang sangat besar. Pengolahan data dapat dilakukan dengan lebih cepat
atau dalam waktu yang singkat. Media penyimpanan komputer generasi ini lebih
besar dibanding generasi sebelumnya. Komputer generasi ini sering disebut
komputer mikro. Contohnya adalah PC (Personal Computer). Teknologi IC komputer
generasi ini yang membedakan antara komputer mikro dan komputer mini serta main
frame. Beberapa teknologi IC pada generasi ini adalah Prosesor 6086,
80286, 80386, 80486, Pentium I, Celeron, Pentium II, Pentium III, Pentium IV,
Dual Core, dan Core to Duo. Generasi ini juga mewujudkan satu kelas komputer
yang disebut komputer super.
5. Generasi Kelima
(Sekarang – Masa depan)
Generasi kelima dalam sejarah evolusi
komputer merupakan komputer impian masa depan. Ia diperkirakan mempunyai lebih
banyak unit pemprosesan yang berfungsi bersamaan untuk menyelesaikan lebih
daripada satu tugas dalam satu masa.
Komputer ini juga mempunyai ingatan yang amat
besar sehingga memungkinkan penyelesaian lebih dari satu tugas dalam waktu
bersamaan. Unit pemprosesan pusat juga dapat berfungsi sebagai otak manusia.
Komputer ini juga mempunyai kepandaian tersendiri, merespon keadaan sekeliling
melalui penglihatan yang bijak dalam mengambil sesuatu keputusan bebas dari
pemikiran manusia yang disebut sebagai artificial intelligence.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan
teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan
rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan
menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem
yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan
lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa
ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam
sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute
for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak
kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi
lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa
perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana
yang lebih valid dan membuahkan hasil.Sumber :
http://ms.wikipedia.org/wiki/Sejarah_perkembangan_komputer_dari_pertama_sampai_sekarang
http://aliefqu.wordpress.com/2011/03/21/5-generasi-sejarah-perkembangan-komputer/
http://fajaradhii.blogdetik.com/2010/09/27/komputer-generasi-ke-5/
Langganan:
Postingan (Atom)











